Sunday, 27 October 2019

Hanyut

Aku hanyut,
Didalam perasaan aku bergelut,
Dibawa oleh arus kemelut,
Hilang sudah tempat bertaut,
Mungkin kasihnya dah mulai luput,
Dihati pedih menafi dimulut,
Tenang namun nadi kencang berdenyut.
Nampak berani hakikatku takut,
Aku hanyalah seorang badut.

Aku hanyut,
Lebih dari itu ku telah larut,
Kedalam dunia yang penuh kalut,
Tersungkur oleh liku menjerut,
Terpaksa memberinya luka dan parut,
Lalu tempatku kini terlucut,
Amarahnya teguh masih tak surut,
Aku terima segala carut,
Hukuman atasku memangnya patut,

Aku hanyut,
Tak ganjak setelah hatinya menghasut,
Tak goyang walaupun aku melutut,
Terasa nyawaku hampir tercabut,
Namun kerna kasih harus ku turut,
Tak pernah aku berhenti merunut,
Dibelakang tabir aku membalut,
Agar lukanya dapat ku selimut,
Kenangan bersemadi tak akan lisut,
Pemisah hanya maut menjemput.

No comments:

Post a Comment