Monday, 16 December 2019
Thank You
Tuesday, 19 November 2019
Esok kan terang
Selamat malam, tidurlah sayang,
Pejamkan mata, esok kan terang,
Biar ku jaga, berteman bintang,
Malam yang panjang,
Lagu ku dendang,
Agar kau tenang,
Bungakan mekar berkembang.
Monday, 11 November 2019
Sepi
Sepi nan mencengkam,
Mata tak mampu ku pejam,
Dalam keterpaksaan ku tempuhi malam,
Terlalu inginku menghulur salam,
Namun, ku dilempar walau mengenggam,
Tercampak jauh ke samudera hitam,
Mungkin, aku punca tercipta dendam,
Bagaikan api dalam sekam,
Api amarahnya yang lama terpendam,
Merah menyala tak mampu ku padam,
Rentung yang putih menjadi hitam,
Yang gula terlihat seperti garam,
Bakarlah aku, andai itu menghentimu membungkam,
Bakarlah aku, andai itu menghapus muram,
Bakarlah aku, andai itu menghapus kisah silam,
Bakarlah aku, andai itu jaminan tenteram,
Bakar saja, walau sakit aku kan faham.
Friday, 1 November 2019
Legasi
Satu kelahiran,
Bermula dengan ketiadaan,
Merentas ribuan lorong dan jalan,
Kerna yang diidam bukanlah khayalan,
Kerna dugaan bukanlah alasan,
Berkat tingginya sebuah keazaman,
Tahun 92' terlahirlah cetusan,
Cetusan kecil menggapai awan,
Atikah enterprise nama diberikan.
Satu perjalanan,
Setiba tak lama dari rantauan,
Dibahu memikul seribu bebanan
Namun itulah yang jadi dorongan,
Membina semangat dan juga kekuatan,
Syukur kurnia dilimpahkan Tuhan,
Bermula dengan industri makanan,
Disekolah asrama menyajikan hidangan,
Buat anak bangsa pemimpin masa hadapan.
Satu destinasi,
Semakin jelas arah dikemudi,
Perniagaan berkembang mekar menjadi,
Industri pembersihan menjadi prioriti,
Mengangkatnya ke tahap yang lebih tinggi,
Menyubur cinta pada visi dan misi,
Rezeki dilimpah bersama dikongsi,
Berbilang jiwa dapat disantuni,
Buat santapan jasad rohani.
Satu legasi,
Melaka tak dibangun dalam sehari,
Begitu juga empayar romawi,
Kini hampir tiga darsawarsa kita harungi
Walau samudera saujana harus direntasi,
Walau banjaran himalaya didepan menanti,
Namun mengalah tidak sekali,
Yang secubit, jadi segenggam, yang segenggam jadi seguni,
Yang seguni jadi satu legasi.
Legasi inilah yang menjadi nadi,
Menjadi wadah menabur bakti.
Sunday, 27 October 2019
Hanyut
Aku hanyut,
Didalam perasaan aku bergelut,
Dibawa oleh arus kemelut,
Hilang sudah tempat bertaut,
Mungkin kasihnya dah mulai luput,
Dihati pedih menafi dimulut,
Tenang namun nadi kencang berdenyut.
Nampak berani hakikatku takut,
Aku hanyalah seorang badut.
Aku hanyut,
Lebih dari itu ku telah larut,
Kedalam dunia yang penuh kalut,
Tersungkur oleh liku menjerut,
Terpaksa memberinya luka dan parut,
Lalu tempatku kini terlucut,
Amarahnya teguh masih tak surut,
Aku terima segala carut,
Hukuman atasku memangnya patut,
Aku hanyut,
Tak ganjak setelah hatinya menghasut,
Tak goyang walaupun aku melutut,
Terasa nyawaku hampir tercabut,
Namun kerna kasih harus ku turut,
Tak pernah aku berhenti merunut,
Dibelakang tabir aku membalut,
Agar lukanya dapat ku selimut,
Kenangan bersemadi tak akan lisut,
Pemisah hanya maut menjemput.
Monday, 23 September 2019
Membara
Mula-mula niat nak membantu,
Agar semua dapat menyatu,
Rasa panas naik jari hantu,
Akhirnya berkecai jadi debu,
Harapan biar waktu menentu.
Yang dirisau bila nak mencatu,
Akan habiskah satu persatu?
Niat potong tak nak bersekutu,
Gagal bincang maka tutup pintu,
Masa berguna kitalah ratu,
Enggan melihat bila dah sesuatu,
Memijak biar kaki bersepatu,
Berhentilah melukai bagai tatu,
Agar tiada lagi jiwa yang membatu,
Runtuhkanlah rasa haloba itu,
Akhirnya kembali mengemis restu.
Sunday, 22 September 2019
Haram
Banyak cakap banyak bohong,
Ambil kesempatan konon menolong,
Buat baik mengharap jongkong,
Intuisi sebenar mahu memborong,
Banyak bohong bicara kosong,
Amanah katanya harus didorong,
Beramai katanya bergotong-royong,
Ingat hanya ketika meraih sokong,
Bicara kosong berbondong-bodong,
Asyik leka dibuai bunyian gong,
Bermatian lorong lurus dilencong,
Impian terlaksana mendongak sombong.
Wednesday, 18 September 2019
Intipati
Hidangan tawar kena awal pagi,
Serangan belakang main pukul curi,
Kerbau diikat pada tali,
Manusia pula terikat pada janji,
Bukan ada rasa marah atau rasa iri,
Namun rasa kecewa menjadi intipati,
Tertanya apa sebab ini boleh jadi,
Mungkin takut jadi sikit kalau dikongsi,
Cerita terang kalau boleh terang dari "LED"
Jangan kasi samar nanti undang rasa benci,
Cerita lama pun belum setel lagi,
Kusut pula perihal untung rugi,
Ada pepatah lama yang berbunyi,
Resmi padi ia tunduk walaupun berisi,
Tak kan jatuh papa bila banyak memberi,
Tak kan boleh kaya bila simpan sendiri.
Tuesday, 3 September 2019
Unerasable tattoo
Indahnya saat itu,
Sewaktu kau peluk erat hatiku,
Walaupun ku tahu,
Semua ini tak kan kekal begitu,
Namun ku tak mampu,
Untuk membohongi lagi diri aku,
Bukanya aku tak mahu,
Yang terbentang hanya jalan buntu,
We againts the world,
But theres nothing we could do,
Dont wanna be cruel,
But theres no way i could undo,
Sorry for being unrespectful,
I've scar you with unerasable tattoo,
Let me just act cool,
Eventhough it hurts me too,
Monday, 2 September 2019
Bahagia bukan denganku.
Mungkin kita tiada waktu untuk bicara,
Mungkin kerna itulah kita terus derita,
Walaupun rasa jauh terus menyelubungi,
Namun rasa ingin bersama tak pernah terhenti,
Memang kita ditakdirkan untuk berjumpa,
Namun kita tidak ditakdir untuk bersama,
Ku tahu seringkali hatimu ku sakiti,
Tiap kali itu jua ku sakiti diri,
Forgive me,
Kerna ku banyak dosa padamu,
Kerna ku seringkali melukaimu,
Semua ini, i have to do,
Kerna kasih ku pada dirimu,
Forgive me,
Aku tak layak tuk cintamu,
Aku harus pergi jauh darimu,
Semua ini, i have to do,
Kerna bahagia bukan denganku.
Kau bukanlah kesilapan di dalam hidupku,
Kau anugerah terindah yang tercipta untuk ku,
Namun bahagia itu tak harus memiliki,
Kulepaskan agar bahagiamu kau temui,
Memang kita ditakdirkan untuk berjumpa,
Namun kita tidak ditakdir untuk bersama,
Ku tahu seringkali hatimu ku sakiti,
Tiap kali itu jua ku sakiti diri,
Forgive me,
Kerna ku banyak dosa padamu,
Kerna ku seringkali melukaimu,
Semua ini, i have to do,
Kerna kasih ku pada dirimu,
Forgive me,
Aku tak layak tuk cintamu,
Aku harus pergi jauh darimu,
Semua ini, i have to do,
Kerna bahagia bukan denganku.
Thursday, 1 August 2019
Setelah 2
Dalam kesunyian ini,
Ku terus meratapi,
Harus ku henti bermimpi,
Kisah yang tak bertepi,
Tiada jalan tuk kembali,
Ku dibelenggu janji,
Haruskah ku menunggu,
Ingin aku memicu,
Biar waktu jadi penentu.
Biar... Biar aku telan,
Berteman rembulan.
Setelah, semua akan musnah,
Terpaksa ku mengalah,
Tinggal kisah berdarah,
Setelah, diriku menghilang,
Mencari jalan pulang,
Tak lagi ku menghalang.
Biarlah aku menyepi,
Mencari sebuah erti,
Andai ku pentingkan diri,
Ku takkan pernah peduli,
Semua salahku sendiri,
Jatuh hukuman ini.
Haruskah ku menunggu,
Ingin aku memicu,
Biar waktu jadi penentu.
Biar... Biar aku telan,
Berteman rembulan.
Setelah, semua akan musnah,
Terpaksa ku mengalah,
Tinggal kisah berdarah,
Setelah, diriku menghilang,
Mencari jalan pulang,
Tak lagi ku menghalang.
Sunday, 7 July 2019
Perjuangan
Perjuangan,
Itulah yang dilaungkan,
Digengam menjadi pegangan,
Untuk memastikan kemenangan,
Bukan mengejar kesenangan,
Bukan mendamba sanjungan,
Ingin membawa pembebasan,
Ingin keluar dari bebanan,
Ingin perbetulkan kesilapan,
Ingin pertahankan kesucian,
Ingin berhenti dari diperbudakan.
Perjuangan,
Ya, itulah yang pernah dicanangkan,
Pelbagai kebaikan yang dibentangkan,
Berjanji memberi bintang dan bulan,
Sehingga berlakunya pencabulan,
Siapa yang mendapat keuntungan?
Mana pergi perjuangan yang menjadi dukungan?
Mana pergi janji yang menjadi umpan?
Apa bezanya dimana sempadan?
Exile
Its been awhile,
I almost forgot how to smile,
I dont wanna be a hostile,
Cause my heart is fragile,
Its feel like gonna be an exile,
All this is pain i will compile,
Its hard to get reconcile.
This is a long walk not a mile.
Maybe my existence is vile.
Then i realize all of this is strile.
Sunday, 30 June 2019
Urusan
Dari pagi ke suatu pagi,
Urusan tak selesai lagi,
Mencari penyelesaian hakiki,
Agar semua berpuas hati,
Agar damai tiada beriri,
Sehingga semua tersenyum rapi.
Namun mustahil itu terjadi,
Namanya manusia tak kan berhenti,
Selagi tidak semua mampu dimiliki,
Sampaikan bertikam sesama sendiri,
Kiamat kecil sudah disini,
Kiamat sebenar kan tiba pasti.
1 july 2019
Kantor
Sunday, 19 May 2019
Waktu untuk kita
Oh kekasih
Jangan kau pergi
Tinggalkan
Diri ku sendiri
Oh kekasih
Kau tlah berjanji
Menemani
Hingga akhir nanti
Walaupun kita terpisah lautan
Namun hati kita tak bersempadan
Andai ini kisah yang ditakdirkan
Hati teguh walau kasih tak kesampaian
Oh kekasih
Ku tak kan pergi
Tinggalkan
Dirimu sendiri
Oh kekasih
Ku tlah berjanji
Menemani
Hingga akhir nanti
Walaupun hati telah bersemi,
Namun raga tak saling memiliki,
Andai ini kisah yang kita tempuhi,
Berat rasa menanggung setengah mati,
Dan bila,
Tiba suatu masa,
Kita tak lagi mampu untuk bersama,
Simpanlah semua sisa cinta.
Dan bila,
Tiba suatu masa,
Tiada lagi waktu untuk kita,
Kenanglah dalam doa.
Oh kekasih,
Kita di sini,
Menanti,
Satu yang tak pasti,
Oh kekasih,
Hanya dihati,
Terpatri,
Namun tak memiliki.
Wednesday, 8 May 2019
Tuju satu satu tuju
Hidup ini satu perlumbaan,
Andai cepat kan dapat habuan,
Lambat mungkin dapat keselamatan,
Habuan atau selamat mana pilihan,
Dunia kejam kita salahkan,
Dosa, pahala, syurga, neraka jadi satu ujian,
Jalan mulia belum tentu jani kemewahan,
Kerna maltlamat jiwa dan raga jadi pertaruhan.
Tuju satu, satu tuju,
Mengejar tujuan jangan sampai hilang hala tuju,
Tuju satu, satu tuju,
Mengejar tujuan jangan sampai cipta seteru,
Tuju satu, satu tuju,
Mengejar tujuan jangan sampai lupa apa nawaitu,
Tuju satu, satu tuju,
Mengejar tujuan jangan sampai lupa pada yang satu.
Dalam sempit pun masih sempat,
Kerna mengejar jalan singkat,
Tak kira langgar asalkan dapat,
Risaukan jauh yang dulu dekat,
Semakin lama semakin tenat,
Lupa tujuan asal ketika akal masih sihat,
Mengenang kembali janji menerima amanat,
Tujuan agar semua dilimpahi berkat.
The fight
The blood, the sweat and tears,
Im standing still without fears,
Long way to go, winning is nothing nears,
Would all this misery will disappears.
This is the fight that i will never win.
This is the fight that i should'nt be in.
Looking back into yesteryears,
Back to time when all was clears,
Before it all turn to sears,
But i cant left what i had bears.
This is the fight that i will never win.
This is the fight that i should'nt be in.
My promises is dignity that i wears,
I'll take the blame, let me be the ears,
When damage is done, let my name uprears,
To make sure yours will be endears.
Sunday, 21 April 2019
Rasa
Diri ditakluki rasa,
Rasa yang membawa binasa,
Tapi bagaimana, diri tak bisa,
Menghapus rasa yang menyeksa,
Menyaksi persamaan gaya bahasa,
Mungkin kerna telah merasa selesa,
Terangkat tinggi sehingga ke angkasa,
Keadaan itu menciptakan mangsa,
Didalam lembut walau diluar raksasa,
Pahit manis hidup memang sudah perisa,
Luka dan sakit itu sudah biasa,
Rasa itu sebuah yang tak dapat dipaksa,
Bertarung dengan kudrat yang hanya sisa,
Sampailah saat terhenti masa.
Wednesday, 23 January 2019
Tahu
Apa yang kau tahu,
Jangan buat-buat tak tahu,
Aku tahu apa yang kau tahu,
Kau belum tentu tahu apa ku tahu,
Apa kau kira mereka tahu,
Apa yang kita tahu,
Mungkin mereka tak pun ambil tahu,
Lebih baik mereka tak tahu,
Lebih baik dia tak tahu,
Lebih baik kau tak tahu,
Biarlah aku sahaja yang tahu,
Kerna tak kan berubah walau kamu tahu,
Tuesday, 8 January 2019
Jatuh
Aku jatuh,
Mungkin kerna terlalu patuh,
Untuk mengejar sesuatu yang kukuh,
Berpijak di atas titian rapuh,
Ombak membadai tetap ditempuh,
Dari subuh ke satu subuh,
Tak mengenal erti jenuh,
Agar mereka dapat berteduh.
Aku jatuh,
Mungkin kerna menurut segala yang disuruh,
Untuk membina tapak yang utuh,
Berhempas bagaikan sang buruh,
Yang melihat hanya berpeluk tubuh,
Melihat dedaunan gugur luruh,
Terus terima menjadi tertuduh,
Tak mampu bergerak semacam lumpuh,
Semoga yang patah kan kembali tumbuh,
Dan yang pedih itu kan kembali sembuh.
Selamat tahun baru
Yang pedih dan sedih harus berlalu,
Selamat Tahun baru,
Yang hilang kembalilah bertemu,
Selamat tahun baru,
Yang patut kita hentikan perangai hantu,
Selamat tahun baru,
Yang muram kita jadikan lucu,
Selamat tahun baru,
Yang cantik tak semestinya dicumbu,
Selamat tahun baru,
Yang wangi tak semestinya dihidu,
Selamat tahun baru,
Yang baik jika kita hentikan berseteru,
Selamat tahun baru,
Yang renggang kita jadikan padu,
Selamat tahun baru,
Yang pecah kita jadikan satu,
Selamat tahun baru,
Yang indah itu haruslah diburu,
Selamat tahun baru,
Yang pahit kita tanamkan tebu,
Selamat tahun baru,
Yang rasa besar ingatlah kita cuma debu,
Selamat tahun baru,
Yang penting kita saling membantu,
Selamat tahun baru,
Semoga semua mendapat restu,
Selamat tahun baru.
Tajuk
Mencari tajuk,
Dari akar sehingga kepucuk,
Dari berdiri sehingga duduk,
Dari datar sehingga berlekuk,
Dari sunyi sehingga hiruk pikuk,
Dari tenang sampai bertumbuk,
Tajuk itu tiada yang masuk.
Mencari tajuk,
Mengembara nurani sehingga remuk,
Berkecai hati menjadi serbuk,
Terasa dingin tubuh sendiri dipeluk,
Mengeletar bagaikan disampuk,
Mereput diri sehingga membusuk,
Mentari itu tak muncul di ufuk,
Tajuk masih tak datang mencucuk,
Mencari tajuk,
Bukan seorang yang kemaruk,
Bukan mahukan bunyian tepuk,
Menyedari diri sebutir habuk,
Hanya ingin dinding pemisah ditebuk,
Melihat apa didalam lubuk,
Berharap ada yang mampu ditakluk,
Namun, tajuk itu hanyalah makhluk.
Thursday, 3 January 2019
Kalau aku kurus
Kalau aku kurus,
Tentu pakaian aku beratus-ratus,
Pakai iphone tak pakai asus,
Seluar fit potongan lurus,
Gaya cakap semestinya halus,
Itu kalau aku kurus...
Kalau aku kurus,
Mulai sekarang kenalah makan yang berkukus,
Bukan senang lemak mahu dihapus,
Banyak ujian yang perlu lulus,
Usaha tinggi terus menerus,
Itu kalau aku mahu kurus...
Kalau aku kurus,
Belum tentu aku tulus,
Hati dendam walau luaran mulus,
Terngiang hinaan yang pernah tembus,
Tetap teringat sehingga mampus,
Itu kalau aku sudah kurus...
Kalau aku kurus,
Nanti timbul semula yang telah pupus,
Wujudlah perkataan baru didalam kamus,
Jauhkanlah sifat perasan bagus,
Agar keikhlasan tiada terputus,
Itulah mungkin aku tak kurus-kurus...
3-10-2017
(Laundry kf)